Rabu, 06 Januari 2016
Lupus sudah biasa
Awalnya tak biasa namun lama-lama terbiasa.
Berawal dari bercak merah dan juga hitam dikulit wajah dan lengan sebelah kanan, pertamanya bisa saja namun semakin lama bercak itu semakin lama bercak-bercak yg diwajah semakin membesar semakin mengganggu penampilan apalagi wajah temen-temenku semuanya bersih awalnya aku tak terlalu memikirkan namun saat aku bercermin dan aku melihat sendiri apa yg biasa temenku sering komen tentang sesuatu diwajahku, ahh saat itulah aku kurang percaya diri.
Waktu itu aku baru naik kelas 2 SMA tak lama saat itu juga aku sering menemani sepupu tidur dikostan yg tak terlalu jauh dari rumahku dia hanya sendiri dan dia perempuan dia bekerja didaerah tempat saya tinggal kami sering berbincang. Awalnya dia melihat kuku dan jari tanganku yg putih pucat lalu dia bertanya kenapa pucat kalau orang sehat pasti kukunya tidak pucat seperti itu akupun biasa dan menjawab tak tau tapi selama ini aku tidak pernah kuluar masuk rmh sakit.
Berlanjut saat sepupuku sakitnya kumat dan aku menemani kedokter sekalian jg aku tanya kenapa kulit aku seperti ini? Aku jelaskan bahwa ini tidak sakit tidak gatal dan tidak perih tak ada rasa, katanya ini alergi matahari dan aku hanya dikasih krim yg mungkin untuk menghilangkan noda d wajah aku. Ok aku pake krim itu namun tak ada perubahan saat itu aku tak lagi berobat semakin lama bercak merah semakin bertambah aku kedokter yg ke-2 didaerah t4 tinggalku juga kujelaskan hal yg sama namun katanya mungkin jamur/bakteri kalau tidak ada perubahan aku disuruh ke Rs aku hanya dikasih obat-obatan dan krim setelah minum obat kaki dan tanganku bintik-bintik merah seperti digigit nyamuk maklum mungkin alergi obat kan selama ini aku jarang minum obat sakitpun kubiarkan nanti sembuh sendiri.
Semua tak ada perubahan dan saat itu aku berhenti sejenak namun semakin lama bercak merah semakin memburuk aku kedokter yg ke-3 dan itu katanya virus untuk pertama kalinya aku disuntik kembali setelah suntik cacar waktu SD, aku dikasih obat dan krim ada perubahan mungkin 0,01 bbrapa kali aku berobat dengan dokter yg ke-3 namun perubahan hanya diawal, semua orang semakin sering bertanya akupun tak tau harus menjawab apa 😔 aku dan teman sekelasku mencari diinternet tentang penyakit kulit siapa tau bentuknya ada yg sama
Semakin lama semakin membanyak
Semakin lama tak kunjung membaik, hampir satu tahun lalu aku kedokter spesialis kulit yg terkenal diprovinsiku saat yg lama dan membosankan menunggu dari pagi hingga magrib baru giliran no antrianku dipanggil dokternya sudah berumur rambutnya sudah putih semua
Dia bertanya dan semua kujelaskan
- bercak merah yg mengganggu
- rambut yg rontok yg tidak normal
- pitak dikepalaku
- sering sakit sendi ditangan dan kaki
Masih banyaklah
Tiba pada akhirnya dokter bilang saya sakit lupus dan rasanya itu kaget. Saya cari diinternet apa itu lupus dan saya benar-benar kaget bahwa bercak kecil ini sangat serius dan saya membaca gejala sakit lupus dan hampir semuanya saya alami kecuali bentuk kupu2 yg belum sepenuhnya saya alami hanya hampir mirip
Lalu saya tersadar dan mengingat yg hal-hal yg saya pikir biasa ternyata luar biasa
- waktu latihan paduan suara yg cukup lam saya suka pusing seperti mau pingsan pandangan saya hitam
- sering lesu suka tidur dikelas
- mudah sekali stress susah konsentrasi makanya niali saya jelek
- rambut rontoknya parah yg dulunya rambut saya tebel lama-lama tipis banget
- pitak lg kepala saya itu yg sering diliatin temen dirambut saya
- ujung jari dan kuku tangan dan kaki suka putih kalo dingin dan grogi, apalagi olaraga lari semuanya pucet
- sering demam tidak lama terus sembuh namun berulang
- nafas jg sedikit susah kayak nafas habis lari pendek nafasnya
- sering sakit dipergelangan tangan dan kaki waktu olaraga lari
- sendi jg sering sakit
- apalagi mudah memar kesenggol benda keras dikit pasti biru
- sariawan tidak terlalu sering namun pernah beberapa kali
Semua gejala tak terlalu lama efeknya namun berulang
- aku jd jarang makam tidak nafsu makan
- dan parahnya berat badan turun drastis.
Dan parahnya gejala yg dianggap biasa sudah berjalan 1thn lebih sebelum tau kalau saya sakit lupus
Tp saat tau itu aku tidak ingin orang-orang tau termasuk sanak saudara dan teman-temanku. Aku hanya diam dan biasa saja seperti semua tak pernah terjadi meski saat sendiri kadang semangatku naik turun namun jika aku tak sendiri aku harus senyum didepan semua orang ☺ kusimpan semua pertanyaan dihati dan raut wajah sedih tak pernah aku tampilkan.
Karena aku yakin semua terjadi karena sebuah alasan, dan aku pasti bisa. Stay strong 💪
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar